Selasa, 25 Desember 2012

tv rusak


ID FACEBOOK : rohmatjohari@yahoo.co.id



POLYTRON MX-6202, 1/2 menit normal langsung protek

Polytron ini menggunakan ic mikom HBT-00-02G, pada awalnya saya menduga paling kerusakan ini biasanya hanya terjadi pada pin protek yang terletak pada pin 62 yang drop akibat keringnya elco 1/50v(C 402), karena kerusakan jenis ini sering kali terjadi pada Polytron yang menggunakan sistem protek ini, eh.. ternyata salah dugaanku jurus feeling kali ini nggak tepat, setelah diukur dengan multitester dalam kondisi( 1/2 menit normal) pada pin 62 ternyata voltase masih menunjukkan 5V artinya masih cukup untuk mensuplai pin protek tersebut/tidak bermasalah. Tapi kenapa kok masih protek ....ya?....ada penyebab lain pastinya.
Langkah berikutnya pun saya ambil mulai tahap serius dengan mengukur semua voltase pada out SMPS dan semua yang mengarah ke ic mikom HBT-00-02G, baik itu Hvcc, output osilator, dan vcc2 yang lain barangkali ada salah satu yang drop akibat sort komponen atau kejanggalan yang lain(dalam timing 1/2 menit sebelum protek)termasuk reboisasi elco2 yang biasa sering kali mengalami kerusakan termasuk juga elco 1/50v walaupun tidak rusak tetap harus diganti karena titik ini sering mengalami kerusakan (sedia payung sebelum hujan), titik2 solderan pun jangan sampai ketinggalan....langkah ini pun masih belum berhasil....Hmmm...
Langkah berikutnya lagi dengan mengulangi pengecekan diatas dengan tanpa ada yang ketinggalan sedikit pun dari semua pengukuran, untuk semua voltase menunjukkan angka normal, akhirnya kubuat kesimpulan yaitu dengan memvonis ic mikom HBT-00-02G rusak.
Akhirnya kulakukan tahap penggantian ic mikom tapi saya lihat stok kosong, cari di toko lain pun kosong semua, akhirnya saya dapet ic mikom di servis resmi wilayah Pekalongan tapi dengan seri yang berbedaHBT-00-04G, sebelumya sempet nanya sama teknisinya ic mikom ini sebagai pengganti HBT-00-02G masih satu keluarga. Oke lah..kalo begitu
Tahap penggantian ic mikom segera dilakukan dan hasilnya langsung normal tidak protek lagi....Hmmm ..alhamdulillah..
Sebagai pengingat saja kerusakan ini ciri khasnya apabila protek, kita dapat langsung meng-ON lewat CH pada panel ataupun tombol ON/Stanby pada remote control terus berulang-ulang.
Apabila masuk ke service mode maka langsung tidak akan protek, setelah disimpan datanya/STORED maka langsung protek/standby

Ada beberapa cara untuk mencari kerusakan tv yang terprotek
Di sini saya berikan salah satu cara unuk melacak
Contoh titik protek berpusat di IC program


Ic akan mengirim signal protek bila tegangan di Titik protek kurang dari teg B+(ic prog)
*Titik protek di teg 180v,ABL,115v,vertikal 40v, Vert 15v, sound (+) ,5v&8v
-Ic akan memprotek apabila salah satu tegangan di atas berkurang /konslet (boso jawa)
*Titik protek di heater,
-Ic akan memprotek bila tegangan heater naik dan akan terprotek pula bila heater turun.
-Apabila heater naik tegangan lolos melalui deoda zener D10 dan mengirim umpan basis TR untuk menurunkan tegangan protek
-Apabila teg heater turun Deoda D9 akan menurunkan teg protek
*Titik protek teg 3,3
-Ic akan memprotek apabila teg 3,3 naik
Teg 3,3 akan lolos melalui deoda zener D12,dan mengumpan basis TR

Contoh titik proteksi berpusat di osc


*Titik protek beban horizontal
Ic osc akan terprotek apabila ada beban berlebihan di bagian horizontal
Transistor jenis pnp akan mengirim teg positip ke ic osc karena ada perbedaan tegangan di B+ power suply dengan B+ plyback.

Cara melacak bagian yang menyebabkan tv terprotek1)Cari salah satu titik protek yang paling gampang di kenal
2) Setelah salah satu titik protek di temukan lacak jalurnya dan temukan titik protek yang lain Sampai ke pusat titik protek, bisa berpusat di ic program / ic osc horizontal
3)Tandai titik titik protek yang sudah di temukan
4) Potong satu persatu titik protek (seperti contoh di gambar “tanda x” )
5) Nyalakan Tv, kalau masih ter protek, anda lanjutkan pemotongan. sampai ke pusat titik protek
6) kalau pemotongan sampai ke titik pusat masih ter protek ,kerusakan ada di ic prog / ic memory
7) jangan memotong clock / data
8) Jangan menyalakan tv terlalu lama dalam keadaan protek terpotong
9) Untuk TV proyektor Kabel HV tabung harus di lepas karena bisa mengakibatkan cacat tabung
10) Untuk TV plasma / LCD memory Di backup dulu Karena ada beberapa merek yang 3 /10 kali protek langsung lock
11) Setelah bagian yang terprotek sudah di temukan tinggal putar otak untuk memperbaiki

Samsung Super Vision Gambar Hanya Separoh

Pagi tadi habis bangun tidur iseng-iseng menyervis tv yang udah lama antri menumpuk di ruang tamu,nggak kepegang-pegang dari kemarin karena penyakit malasnya lagi kumat hehehehe...... Angkat satu tv ke meja kerja,sambil membaca Basmalah,m@k BROOKKK....taruh di meja kerja sambil membersihkan debu di atas bodynya yang menumpuk tebal karena terlalu lama mengantri. Tv yang akan saya obrak-abrik adalah tv Samsung Super Vision model CS-14S1V dengan chassis S15A yang menggunakan aisy program SZM-173EV,aisy chroma TDA8842 S1,aisy vertikal TDA8356,dan STR regulator 3S0680RF,dengan kerusakan gambar hanya separoh saja,separoh keatas ada raster dan separoh ke bawah gelap/tanpa raster. Dugaan sementara jelas tertuju pada rangkaian vertikalnya,langkah pertama solder ulang dulu di semua area horizontal,vertikal,dan aisy chromanya,lalu coba sebentar dan masih tak bergeming alias sami mawon hehehehe...... Kemudian saya cek semua elco di area vertikalnya satu per satu nggak ada satu pun yang kelihatan bermasalah,semua masih seratus persen m@k nyusss kondisinya,kemudian tv saya nyalakan dan lakukan pengukuran tegangan pada output vertikalnya,saya ukur tegangan pada masing-masing pin soketnya,yang V- terukur 12V sedangkan V+ hanya terukur 4,5V saja,hmmmm....ada yang janggal di sini,kemudian saya buka skemanya di PC saya,dan saya amati rangkaiannya,ternyata pada TDA8356 ini ada 2 input,masing-masing di pin 1 dan di pin 2,dan ada 2 input Vcc nya juga,pada pin 3 untuk tegangan 16,5V tapi terukur hanya 14V saja,dan pada pin 6 untuk tegangan 46V tapi terukur hanya 31V saja,hmmmm.....kemudian saya ukur pula tegangan pada pin input vertikalnya yaitu pin 1 terukur 2,1V dan di pin 2 hanya 0.5v saja. Akhirnya saya telusuri 2 jalur input vertikal tersebut dan menuju ke pin V.OUT aisy chroma TDA8842 S1 yaitu masing-masing pada pin 46 dan 47,kemudian saya buka solderan di kedua pin aisy tersebut,dan saya nyalakan tv kemudian saya ukur tegangan pada kedua pin tersebut dan di dapati pada pin 47 terukur hanya 0,5V saja dan pada pin 46 terukur 2,3V.Naaaaaaaaaaahhhhh......berarti yang gemblung aisy chromanya nih,kemudian cari stocknya di laci racko,Alhamdulillah masih ada stock hehehehe.....langsung aja deh pasang dan di solder. Kemudian tiba saatnya di coba dan M@K BYAAAARRRRR........langsung normal deh tuh raster hehehehehe...........kemudian saya kembali lakukan pengukuran pada pin-pin yang terjadi kejanggalan tadi dan di dapati pada pin 46 dan 47 aisy chroma ada tegangan sekitar 2,5V dan sampai pada pin 1 dan 2 aisy vertikal tinggal masing-masing 2,3V,sedangkan pada pin Vcc ada tegangan sebesar 16,5V dan pada pin 6 ada tegangan sebesar 46V

Setelah sukses dengan LG pearl blacknya ama yang punya rumah di suruh lagi nyervice tv Samsung Zoom Vision Hitron dengan type CB-338CV dengan keluhan kerusakan bila tv di on kan tv tidak mau menyala hanya indikator LEdnya saja yang berkedip-kedip terus menerus,tombol panel dan dari remote tak bereaksi,tv ini menggunakan aisy program SZM-173EV dan aisy crhoma TDA8841 S1.Setelah di lakukan pengecekan di dapati tegangan B+ kegedean,dimana untuk tv Samsung standartnya 125V,di sini terukur 148V,jelas ada yang nggak beres di rangkaian B+ adjustnya ,walhasil benar ternyata ada R yang melar di rangkaian tersebut yaitu R816=120K.Pergantian pemain pun di lakukan dan langsung di ujicoba dan MAK NYOSSSS langsung melek kembali

Samsung Super Vision Type CS-14V2V Gambar Gelap

Dulu saya pernah menyerah ketika mendapat kasus tv Samsung seperti ini,yang menggunakan aisy progran SZM-173EV dan aisy kroma TDA8842 S1,yaitu tv Samsung dengan kerusakan dengan gambar yang sangat gelap sekali baik untuk TV maupun AV,tapi bila antena atau video in tidak mendapat sinyal input,tv langsung blue screen seperti tv yang normal,terang seperti tidak ada kerusakan.Gambar pada tv ini gelap sekali walaupun pengaturan screen sampai blanking tetap sramun-sramun saja (bahasa jeparanya begitu sih =))hehehe.........).Reboisasi titik solderan tidak banyak membantu,reboisasi elco apalagi dan terakhir reboisasi aisy TDA8842 S1 nya juga tidak mempan,walah walah walah si Samsung langsung tertawa mengejek saya hehehhe....("awas ya kamu"gumamku). Iseng punya iseng ketika si Samsung ayik dengan blue screennya,saya colok tuh pin ABL FBTnya untuk mengetahui tegangannya,eee....la dalaaaaaahhhh.....saya pun kaget,dalam posisi blue screen segini teranganya kok tegangan ABL 0V,kemudian saya pasang antenannya,saya ukur lagi tegangan ABL nya juga menunjukkan hal yang sama. Naaaaah dari sini saya punya semangat lagi untuk menaklukan si Samsung ini,perburuan pun di mulai dari pin ABL FBT sampai ke aisy kroma,walhasil konsentrasi pada R420=120K,yang saya dapati dalam keadaan putus,langsung saja saya ganti dengan yang baru tuh Resistor dan langsung di jajal tvne dan M@K BYAK alamaaaaaakkk......tvne langsung normal maneh hehehehe.......senenge atiku akhirnya bisa menaklukan si Samsung ini,lagi-lagi biang dari semuanya adalah bagian ABL nya.OKE REKAN-REKAN SUKSES BUAT ANDA SEMUA.

DIGITEC Syuga DS-1462,Gambar Menyempit

Siang tadi dapet telepon dari POS POM Lanud Iswahyudi Maospati untuk memperbaiki televisi di kantor komandan,langsung saja saya ke TKP heehehe.....sampai di tempat saya langsung melakukan pengecekan secara visual,tv saya nyalakan sebentar untuk mengamati reaksinya,jadi keluhannya begitu tv di nyalakan gambar bisa full normal,tapi setelah beberapa menit gambar mulai menunjukan adanya perubahan,gambar mulai menyempit sisi atas dan bawahnya hingga bersisa sekitar 5 cm saja tepat di tengah layar,dugaan pun ke area vertikalnya hehehehe...... Tanpa pikir panjang lagi tv pun langsung saya obrak-abrik,dan di dapati tv ini menggunakan aisy program M37211M2-503SP,aisy kroma TDA8361 dan aisy vertikal TDA3653C,dan saya lakukan pengukuran tegangan di area vertikalnya,dan hasilnya tegangan 24V ada,tegangan output vertikal 15V juga ada,naaaah......berarti mung elko tok iki penyebabe hehehehe.....langsung aja babat habis semua elco di area vertikalnya,dan dengan percaya diri yang sangat tinggi tv langsung saya nyalakan dan M@K BLOOOOOOONG.........!!!!! ternyata masih tetep saja nggak bergeming sama sekali reaksinya hehehehehe.......jadi malu saya hik...hik....hik.... :(( Akhirnya perang gerilya pun di gelar untuk menangkap biang kerok sesungguhnya,di mulai dengan pengecekan semua Resistor yang berhubungan dengan aisy vertikal sampai ke pin V.OUT dan VRAMP aisy TDA8361,dan tertangkaplah si biang kerok kerusakan yaitu R402=330K dalam keadaan putus,fiuuuuh.....akhirnya ketemu juga ya kamu......YESS!!!! Setelah penggantian SEBUAH Resistor tok kuwi pun,akhirnya tv bisa normal kembali hehehehe.......woalah-alah ngertio ngono yo ora tak reboisasi elco-elcone mau yo yo....haduuuuh! yo wis lah ora opo-opo,sing penting oleh tambahan pengalaman hehehehe....SUKSES BUAT REKAN-REKAN SEMUA

POLYTRON Jadul DM-1485 Gambar Putih Polos Tanpa OSD

Dapet lagi servisan tv Polytron jadul type DM-1485 dengan keluhan,ketika tv di hidupkan gambar yang tertampil di layar hanya berupa layar putih polos tanpa OSD,tv ini menggunakan IC program HB-11-01/M34300-505SP dan IC kroma TDA8305A dan pertempuran pun di mulai. Pertama saya lakukan pengecekan pada semua tegangan mulai dari B+,24V,185V,16V,tegangan 33V,9v pada IC kroma,5v pada IC program,kesemuanya ada dan normal-normal saja.Haduuuuuh......apanya lagi nih? akhirnya aku berkesimpulan kalo raster noise salju nggak ada berarti sinyal belum sampai masuk ke bagian penguat video,ya udah aku ubeg bagian videonya,naaaaaah......akhirnya ketangkep juga biangnya wakakakaka.....yaitu transistor T311=BC547,langsung aja aku ganti dengan yang baru dan langsung saya coba nyalakan tv dan M@K BYAAAAK......raster langsung muncul beramai-ramai hehehehe......koyo semut ngrubung gulo wakakakaka............ Raster sudah muncul tapi OSD kok belum nongol-nongol juga,walaaaaah......dapet bonusan lagi nih!!,ubeg lagi bagian H.Sync dan V.Sync nya dan di temukan T712=BC547 dalam keadaan sekarat alias megap-megap nafasnya hehehe.....langsung ganti baru lagi dan coba hidupkan lagi tvnya dan M@K CLIIIIING

POLYTRON mati standby

Kemarin siang dapet panggilan servis lagi di Ds.Kauman,Karangrejo dengan tv Polytron type PN 14323KFA yang menggunakan aisy program HBK-00-01,aisy kroma TDA8841,aisy vertikal LA7840 dengan keluhan tv tidak bisa hidup,jadi hanya led indikatornya saja yang menyala,saya coba pencet tombol POWER di remot kontrolnya lampu led bereaksi tapi kembali ke posisi standby lagi,begitu pun jika tombol PROG+ di panel tv di pencet.Kecurigaan saya pun tertuju pada elco untuk tegangan 50V nya,eeeiiiiittt......ternyata salah,si elco masih segar bugar rupanya hehehe.......kemudian beralih ke rangkaian vertikal,di sini pun nggak ada yang mencurigakan,hmmmmm.....akhirnya pemeriksaan pun saya alihkan ke area aisy programnya,saya lakukan pengukuran tegangan pada pin Vcc nya dulu,alangkah terkejutnya aku,karena saya dapati tegangan pada pin Vcc nya cuma 3.4V saja,padahal normalnya 5V,hmmm....ada yang ngorupsi nih tegangan wakakakaka......saya telusuri satu per satu jalur tegangan Vcc nya dan sampailah pada komponen L510:0.33ohm,di sinilah kejanggalan terjadi. Rupanya L510 yang menghubungkan antara pin Vcc aisy program dengan tegangan 5V tersebut putus tus tus tus.......yang membuat kinerja aisy program abnormal,karena di pasaran nggak ada L kayak gini,ya udah saya ganti saja dengan R 1/4watt:1ohm saja.Dan alhamdulillah tv pun bisa beroperasi dengan normal kembali

POLYTRON MX-20323 Terprotek

Awalnya kasus ini kasus yang bikin pusing juga,tapi begitu ketahuan biang keroknya hehehehe..........sebenarnya kasus yang kriuk-kriuk hehehehe........ Siang ini ada garapan tv Polytron type MX-20323 dengan kerusakan tv bila di hidupkan selalu kembali ke posisi standby alias terprotek.Cek visual pun di lakukan,dan di dapati elco C507=10uf/63V dan elco-elco di area 14V pada menggembung semua,kontan langsung saja saya ganti semua elco-elco tersebut,dan penyolderan ulang saya lakukan dulu di area vertikal,regulator,horizontal,dan area output regulatornya,baru tv saya coba nyalakan,waduuuuuuuuh.......ternyata nggak ada efeknya,eeeee.....la dalah!!! opone maneh iki? kemudian pemeriksaan berpindah ke area vertikalnya di mana di sini sumber rangkaian proteknya,semua elco pun saya reboisasi di area ini,kemudian tv saya coba nyalakan,akan tetapi tetap nihil hasilnya :(( :(( Saya coba ganti STV2286C nya juga nggak ngefek sama sekali byuh....byuh....byuh.... Saya cek semua tegangan juga normal semua,hanya saja tegangan pada pin SDA dan SCL nya hanya terukur 2,7V saja,hmmmm....there is something wrong here. Kemudian saya periksa semua R dan ZD/D di semua rangkaian,dan sampailah pada R807 =82K,saya dapati dalam keadaan putus,langsung saja saya ganti tuh Resistor dan saya coba nyalakan dan M@K BYAAAAK.........tv langsung hidup normal......IIIIIYEEEEESSSSSSS!!!! senangnya hatiku hehehehe. Rupanya putusnya R807 tadi membuat tegangan ABL menjadi drop kontan saja aisy program menganggap ada kesalahan dan langsung mengaktifkan system proteknya,eeealaaah... alahh,ternyata kok kemriuk begini ya wakakakakkaka

POLYTRON MX5136 Cacat Raster


Sore tadi dapet panggilan service tv di rumahnya Bapak H.Surat Ds.Sambirembe Kec.Karangrejo,Magetan.Adapun tv nya merk Polytron dengan type MX5136 dengan kerusakan raster hanya terbuka beberapa centimeter saja di tengah-tengah layar di sertai dengan efek garis-garis horizontal(seperti terlihat pada gambar). Tv ini menggunakan IC program HBM-00-01 dan IC kroma STV2247C adapun sumber kerusakannya adalah di rangkaian vertikalnya,tepatnya pada D401=IN4002 yang sudah nggak waras :D di ukur dengan multitester diode ini menunjukan baik-baik saja,tapi begitu di kasih tegangan baru ketahuan gemblungnya wakakakakaka........! Setelah penggantian Diode tersebut raster tv pun normal seperti sedia kala.OKE rekan-rekan SUKSES SELALU

POLYTRON MX5217 Gambar Menyempit Kiri Kanan

Siang tadi mendapat servisan tv Polytron generasi Minimax type MX5217,dengan kerusakan gambar menyempit horizontal bagian kiri kanannya,remote dan panel tak berfungsi,raster pun gak ada hanya blank putih polos.Setelah melakukan pengecekan secara visual,akhirnya dapet petunjuk biang keroknya yaitu R517=180ohm terbakar,ohh...iya tv ini menggunakan IC tungggal type HBT-00-02G,IC vertical STV9302 dan Tr FET 7N65C.Kembali ke permasalahan,R517 ini berhubungan dengan T504=C2328A yang setelah di test juga error alias short circuit,dimana transistor ini berfungsi menyuplai tegangan 5V ke IC HBT-00-02G.Pada awalnya kerusakan tv ini hanya susah di hidupkan alias terprotek,bisa hidup sebentar terus kembali lagi ke posisi standby,setelah penggantian elco C402=1uf/50V,permasalahan teratasi tetapi setelah beberapa menit timbul masalah gambar menyempit tersebut,dengan di tandai mengebulnya R517 tersebut.Segera saya ganti transistor T504=C2328A,R517=180ohm,dan disebelahnya ada diode zener D512=5,6V juga ikut short,setelah saya ganti semua komponen yang bermasalah tersebut,kini giliran pengecekan nilai resistansi antara pin 5v IC HBT-00-02G terhadap GND,karena kemungkinan terbakarnya R517 tersebut karena masih terjadi hubungsingkat dijalur 5v tersebut,walhasil benar antara jalur 5V dan GND masih terkonek alias short,ubeg lagi di semua komponen yang berhubungan dengan jalur 5v,ternyata masih ada 1 biang kerok ngumpet di board panel tv di bawah CRT yaitu diode zener D703=5,6v short juga,langsung ganti dengan yang baru dan cek lagi nilai ohm antara jalur 5V dan GND sudah tidak konek lagi,setelah cek ulang sudah tidak ada yang bermasalah persiapan untuk pengetesan dan MAK BYAK..........Tv nyala normal,si R517 pun sudah tidak merokok lagi heheheheh..

Kemarin saya dapet servisan 2 tv Polytron dengan type MX51323 dan MX20323,kedua-duanya sama-sama menggunakan mainboard generasi minimax.Untuk type MX51323 mengalami kerusakan mati total dengan kondisi hanya bagian audio saja yang mendesah,gambar nggak muncul,dan lampu led waktu pertama di nyalakan sangat redup sekali,tapi bila dibiarkan dalam kondisi ON terus selang beberapa puluh menit baru bisa nyala sendiri,sedangkan untuk type MX20323 mengalami kerusakan gambar dan suara normal,tapi selang beberapa puluh menit di nyalakan gambar tiba-tiba hilang seperti kehilangan sinyal dari antenanya(noise semut) dan sesekali kehilangan H.HOLD,tombol panel dan remote pun kehilangan fungsinya alias tak merespon sama sekali.Kerusakan di kedua tv ini berbeda tapi sumber kerusakan adalah sama,untuk type MX51323 diode D522=IN4002 pada bagian regulator 14v dalam keadaan mati,sedangkan type MX20323 D522=IN4002 dalam keadaan setengah short/bocor,setelah penggantian diode tersebut kedua tv pun bisa normal kembali,jangan lupa solder ulang dan reboisasi elco di area ini bagi saya wajib di lakukan hehehehe......OKE SUKSES BUAT SEMUA.

Pada Tv POLYTRON Minimax DIPE

Beberapa hari yang lalu saya dapet servisan tv merk POLYTRON generasi Minimax yang sudah menggunakan DIPE engine type MX52P65L,dengan keluhan tv tidak bisa hidup bertahan lama,setiap 5 sampai 10 menit tv akan kembali ke posisi standby/terprotek,kadang juga susah bila di hidupkan.Seperti biasa terlebih dahulu aku lakukan penyolderan ulang pada bagian regulator,horizontal,dan vertikal,tak lupa cek elco-elco yang nggak beres,seperti C507=10uf/63v yang menggembung,yang kemudian saya ganti dengan 100uf/100v,dan juga beberapa elco pada output regulator 14v nya,dan kemudian saya coba nyalakan tv,akan tetapi permasalahan belum juga teratasi,tv masih tetap kembali ke stanby,hmm....apa lagi yang rusak ya? akhirnya saya hidupkan tv dan saya ukur tegangan protek pada IC programnya yang ternyata terukur hanya 2,4V saja,padahal normalnya sekitar 5V,ya udah saya telusuri aja jalur protek tersebut yang akhirnya menuju ke rangkaian vertikal,di situ ada C415=10uf/50v,sekilas memang masih kelihatan bagus tapi begitu saya lepas,ternyata bocor bagian bawahnya,langsung aja saya ganti elco tersebut,dan saya hidupkan tv,BYAAK...tv pun nggak mati-mati lagi,YES! ALHAMDULILLAH,langsung bayaran he he he,semoga kesuksesan selalu tercurah buat rekan-rekan semua!

DETRON P1405 Layar Gelap,Tegangan Normal!

Siang yang melelahkan! Gara-gara dapet servisan yang kerusakannya udah merembet kemana-mana,yaitu tv merk Detron type P1405,awalnya ini tv mati total,waktu di nyalakan hanya mendenging saja,setelah saya cek ternyata Tr horizontalnya short,setelah Tr horizontal di ganti,timbul masalah baru gambar hanya satu garis horizontal yang ternyata IC vertikalnya mati,setelah penggantian IC vertikal pun,masih timbul masalah baru yang kali ini bener-bener bikin pusing,yaitu gambar hanya gelap saja,padahal heater juga sudah menyala semua tegangan juga normal semua,bila screen di buka,di layar juga udah timbul garis-garis screen,OSD juga belum mau muncul,hampir 9 jam saya ubek sumber permasalahannya,awalnya saya mencurigai IC AV switchnya,udah saya ganti tapi masih tetep aja tak berkutik,akhirnya saya putuskan untuk memeriksa semua transistor di sekitar IC kromanya yaitu TA8690AN,saya cek satu persatu dan akhirnya sampailah pada Tr Q206 yang bertype BC558 saya temukan kejanggalan,langsung saja tanpa pikir panjang lagi,saya ganti aja itu transistor dan langsung saya nyalakan tvnya dan MAAAK BYIIIAAAR.....iiiiiiyessss berhasil! tv langsung nyala dengan normal,akhirnya terbayar sudah konsentrasiku,spanengku,fokusku setengah hari utuh he he ALLOH Maha Pemberi Petunjuk saudaraku


Gambar PANASONIC Quintrix F Series

Siang ini dapet lagi servisan di rumahnya Mbak Tari/Mas Riyanto Kauman,Karangrejo,Magetan.Merk tv Panasonic quintrix F series type TC-2088MNB,dengan keluhan tv hidup normal suara juga normal hanya saja warnanya blur,terutama pada warna putih/warna-warna terang,jadi sangat tidak enak di tonton jadinya,ketika gambar dominan warna terang,tv pun bereaksi dengan mendenging kencang di sertai horizontal menyempit kiri kanan dan vertikal memanjang atas bawah.Tv ini menggunakan IC tunggal type TDA9381I48BE.Seperti biasa penyoderan ulang saya tambahkan di semua bagian,setelah itu saya cek setiap elco di sekitar FBTnya,dan saya dapati C558=1uf/160V njebrot bagian bawahnya,tepat di sampingnya ada R558=22K nampak sedikit hangus,setelah saya cek dengan avometer ternyata mati,kedua komponen ini terhubung dengan pin FBT bagian ABL.Setelah penggantian 2 komponen tersebut,tv pun saya coba hidupkan tuk melihat hasilnya dan MAK NYOSSS!!!...tv pun normal kembali,saturasi warnanya pun pulih lagi seperti sedia kala,ALHAMDULILLAH!!! YA ALLOH,atas semua petunjukMU
Bulan-bulan tv jadul pada rewel,suatu hari dapet servisan tv Toshiba yang bikin geregetan rasanya,udah ketemu biang kerok yang satu,muncul biang yang satunya lagi aduuuuuuuuh...........nasib-nasib!! Maklum tv ini memang tv jadul chassis Ground nya masih nyetrum hehehehehe.......... TV Toshiba ini bertype 1435XNE menggunakan aisy kroma TA8808BN,aisy program type TMP47C634N-R577,aisy vertikal TA8403,dan STR D4512 dengan kerusakan tv hanya hidup dalam keadaan standby saja di sertai dengan bunyi denging lirih pada trafo SMPSnya,di pencet tombol PROG -/+ nggak berpengaruh sama sekali alias mbegegeg ugeg-ugeg tak bergeming wakakakaka.......... Biang kerok pertama sudah ketemu sumbernya yaitu R837= 82K yang terhubung dengan Q803=C2383 yang berfungsi untuk memberi tegangan pada pin H vcc aisy TA8808BN nya. Sampai di sini tv pun pun belum mau start,hanya suara dari trafo SMPSnya yang mulai agak kasar dengingannya,walah walah apalagi ini......haduuuuuuh!!!! Saya coba ganti aisy regulator berkaki lima 78MR05 nya juga nggak ada efek sama sekali,byuh....byuh....byuh...mentolo banting wae tv iki! remuk-remuk kowe huuuuh.....! Akhirnya aji-aji perang gerilya pun di gelar lagi,saya putuskan untuk memeriksa semua R,D,ZD,dan transistor di area regulator dan output regulator,secara satu per satu step by step alias siji siji hehehehe......walhasil sampailah pada Transistor Q841=A1320 yang terukur ternyata keluar dari jalur semestinya,kaki kolektor transistor ini terhubung dengan pin 52=X-RAY dari aisy kroma setelah melewati R410=150K. Akhirnya langsung tancap gas beli ke toko electronic terdekat,di Barokah Elektronik nggak ada,di Candra Elektronik nggak ada juga,telpon ke Teguh Rahayu Ngawi barang sudah habis,walah cilekek iki,mau nggak mau akhirnya langsung meluncur ke Kota Madiun ke toko Jaya Elektronik selatan pasar Sleko,di situ juga nggak ada,waduh tambah puyeng nih,lalu meluncur ke selatan ke toko Sinar Baru Elektronik,Alhamdulillah di sini stock masih sak tumpuk hahaha.....langsung borong saja buat stock piyambak. Sesampainya di tempat langsung pasang aja tuh transistor dan siap di tes dan M@K BYAAAK......SUKSES juga akhirnya,tv langsung hidup dengan normal,suara denging dari trafo SMPS juga langsung hilang,fiiiuuuuhh.....nggak sia-sia deh pengorbananku! OKE REKAN-REKAN SELAMAT BERKORBAN DAN BERJUANG!!!

TV CINA BERGARIS VERTIKAL

Kali ini dapet lagi servisan tv China yang hanya bergaris vertikal dari atas ke bawah tepat di tengah-tengah layarnya,dimana kerusakan seperti ini penyebabnya adalah belum bekerjanya rangkaian horizontal secara penuh atau masih tertahan oleh sesuatu hal.Akhirnya perburuan pun di mulai dari rangkaian horizontal di sekitar FBT,dan tertangkaplah biangnya hehehehe.......yaitu terbakarnya L441:37uh dan putusnya R441:1K,hmmmmmm......tahun lalu juga pernah dapet kasus kayak gini,kerusakan sama tapi efek yang di timbulkan di layar berbeda,naaaaahhhh......rekan-rekan semua harap cermat dan teliti ya? hehehehe....... Setelah penggantian 2 komponen tersebut pun tv sudah bisa normal kembali.SUKSES BUAT ANDA SEMUA!!!

TV China Mati Standby

Posted on November 4, 2009
Kemarin siang dapet panggilan service untuk memperbaiki tv China yang kerusakannya mati standby. Tv ini menggunakan IC tunggal buatan Toshiba dengan seri 8873CSCNG6PR6 HAY-22,setelah saya lepas tutup box belakangnya,tv saya nyalakan beberapa saat untuk mengecek reaksi di beberapa bagian,terutama di bagian horizontalnya,di bagian ini saya dapati heatsink Tr horizontal panas sekali,seperti reaksi bila FBT mengalami kerusakan,awalnya saya juga berpikiran begitu tapi kok akhirnya jadi ragu-ragu sendiri hehehehehe.... Akhirnya FBT saya lepas dan saya cek apakah short ataukah tidak,ternyata emang masih baik-baik saja wiiuuuhh...hampir saja tertipu aku. Kemudian FBT pun saya pasang lagi dan tv saya nyalakan untuk mengetahui secara pasti apa penyebab sesungguhnya panas berlebih pada heatsink Tr horizontal ini,walhasil penyebab sesungguhnya ternyata pada V303=D2012,di mana body TR ini juga di sekrupkan ke heatsink Tr horizontal,jadi jika kita kurang teliti pasti akan mengira sumber panas berlebih adalah dari Tr horizontal,padahal tidak! hehehehe........ Setelah penggantian TR V303=D2012 tersebut,tv saya coba nyalakan dan MAK THUUUUSSSS....transistor V303 tersebut langsung pecah,waoooww....ada apa lagi ini(pikirku),petan -petan lagi di seputar rangkaian horizontalnya,dan di dapati ada sebuah diode VD435=FR309 dalam keadaan short,diode ini terhubung dengan kaki kolektor TR horizontal dan terparalel dengan 2 buah C volt tinggi,wiuuuuh.... Setelah pergantian 2 pemain tersebut,tv saya coba nyalakan lagi dan MAK NYOOOSSSS.....horeeeeee.....berhasil GUY'S! Saya periksa panas pada heatsink nya sudah nggak berlebihan lagi,tutup box belakang tv pun saya pasang dan di atur di rak tv,dan saya tes sekali lagi selama 1 jam,ternyata sudah tidak ada error maneh,yo wis lah Alhamdulillah di teruske totalan lalu bayaran maning hehehehe.....SUKSES BUAT SEMUA.

Short Katoda Dengan G1

Kadangkala kita dapat servisan tv yang kerusakannya berupa tv bisa hidup normal,suara juga normal hanya saja layar tiidak menampilkan gambar alias blank dengan warna tertentu dengan disertai line-line horizontal di seluruh bagian layar CRTnya,hal ini di sebabkan karena katoda short terhadap G1,bila yang short katoda merah(R) maka layar akan blank berwarna merah di sertai line-line horizontal,bila yang short katoda hijau(G) maka layar akan blank berwarna hijau disertai line-line horizontal,bila yang short katoda biru(B) maka layar akan blank berwarna biru disertai line-line horizontal.Trik yang biasa saya lakukan bila mendapat kasus seperti ini adalah dengan memberi tegangan tinggi sesaat pada katoda yang bermasalah yaitu dengan cara ambil seutas kabel kira-kira 50cm yang di salah satu ujungnya sudah kita tambahkan jepit buaya dan yang ujungnya lagi kita kasih bekas 1 pin soket CRT biar mudah pemakaianya,kemudian tarik soket blok RGB dari CRT,tancapkan/tusukkan kabel yg sudah bersoket tadi ke katoda yang bermasalah,sedangkan ujung kabel yang sudah berjepit buaya tadi kita jepitkan ke ujung obeng minus yang sudah kita selipkan ke dalam kop tudung anoda,lalu hidupkan tv sebentar saja mak crrrrrtttt.....kemudian lepas lagi kabel dan obeng tadi dan pasang kembali blok RGB soket ke CRT dan coba hidupkan tv untuk melihat hasilnya,bila belum berubah ulangi langkah di atas,bila sudah normal,berarti pekerjaan sudah selesai.Metode pemberian tegangan tinggi sesaat seperti ini juga bisa digunakan pada short G2/fokus terhadap G1,dan Alhamdulillah selama ini 90% berhasil,tapi perhatian buat rekan-rekan yang masih pemula ya DON'T TRY THIS AT WORK,VERY DANGEROUS! hehehe...Sukses Buat Kita Semua

Gambar Bergetar Pada Tv China

Posted on September 14, 2009
Kemarin siang dapet servisan tv 14'',di counter ETNIX miliknya ibu Lurah Blaran depan RSIA Bhakti Persada,Barat,Magetan.Dengan kerusakan gambar normal,tapi kadang-kadang bergetar sebentar,walaupun tidak seberapa tapi sangat menggangu kenyamanan mata,tv ini menggunakan IC single type LC76931S 7N/59F8(model berparit).Seperti biasa resoldering di semua titik yang rentan terkena panas saya lakukan terlebih dahulu,usai resoldering saya coba nyalakan tv untuk pengecekan tegangan,berdasar pengecekan semua tegangan normal hanya untuk tegangan 5V agak drop sekitar 4V saja,setelah saya telusuri ternyata sumbernya dari V508A=S8050 yang sangat panas sekali bodynya,kemudian saya lepas dan saya cek dengan avometer ternyata memang ada kelainan,langsung aja saya ganti dengan yang baru kemudian saya pasang lagi,dan coba nyalakan tv untuk melihat hasilnya,dan ternyata setelah di tes selama 2 jam,sudah tidak ada lagi gambarnya yang bergetar.Alhamdulillah kalo begitu,cashing belakang di pasang,kemudian pasang sekrupnya,atur di meja,trus nyalakan lagi,dan tugaspun selesai kemudian tinggal totalan dan BAYARAN maneh hehehe....Sukses Buat Semua.


CEPAT REPARASI TV SHARP

TIPS CEPAT REPARASI TV SHARP
Tutorial kali ini membahas bagaimana menghadapi masalah /problem pada TV sharp (silver box series ) secara lebih cepat dan menghemat waktu.Dan juga sebagai jawaban langsung atas email pertanyaan dan permintaan dari saudara rudy (sania_rudy@yahoo.co.id)
Langsung pada inti pembahasan :
Setiap kali anda mendapat tv sharp untuk di reparasi.Pertama anda harus bersihkan dulu mainboardnya dengan sikat atau kuas yg dipotong sekitar 2cm,untuk melihat dan memastikan adanya titik solder yg tidak baik,karena titik solder yg kendur akan tergerak dan dapat anda lihat dengan jelas.Gunakan cairan thinner high gloss ( berkualitas bagus dan cepat kering ) untuk membersihkan kotor atau noda pada mainboard.
Setelah bersih,periksa semua titik solder di bagian : Vertikal-Regulator/power supply-Flyback.blok ini adalah yang paling sering terjadi kerusakan titik solder karena panas yang ditimbulkannya.terutama periksa solderan pada bagian kaki IC vertikal dan resistornya.Hati-hati dalam proses pengerjaan ,karena bagian ini sensitif,walaupun power sudah anda matikan masih tersisa tegangan pada elco suplly vertikal ( C:470uf/63v).
Ganti IC vertikal jika memang anda yakin rusak atau juga di tandai dengan berubahnya warna resistor vertikal.kerjakan dengan teliti.
Coba nyalakan pesawat TV dan perhatikan,jika masih tidak mau start secara normal ,ikuti langkah berikut ini:

Jika nyala led berwarna merah ke hijau dan berhenti menjadi kuning,kerusakan terjadi pada IC memory (24c04-24c16),ganti dengan yg baru.Setting kembali parameter di dalam servis menu.
Jika led berwarna merah terus mati,kerusakan terjadi pada IC utama ( TDA 938psxxx ) atau kehilangan tegangan 3.3volt pada regulator,cek bagian power supply.
Jika berwarna hijau atau merah berkedip-kedip,ada kesalahan dalam IC memory ( internal error ),anda dapat mereset ulang IC ini atau menggantinya ( tips mereset IC memory sharp akan di tampilkan pada tutorial khusus ).
Jika led berwarna hijau selama 5-10 detik dan kembali merah,ada kegagalan pada bagian horisontal,periksa flyback ( cabut dan ukur dengan multimeter skala 10k pada kaki ground dan kaki yg menuju kolektor TR.output horisontal,jika bergerak meskipun sedikit berarti flyback sudah short.Juga periksa tegangan 180V untuk blok RGB,biasa terjadi kerusakan pada resistor pembatasnya .
Jika led tidak menyala sama sekali ,periksa bagian input power supply,cek STR 6553/6554.ganti jika rusak dan jangan lupa periksa resistor pembatasnya (6.8/10watt).
Pada proses pergantian IC STR 6553/54 periksa semua dioda terutama 2 buah dioda bagian pojok,ganti dengan yg asli ,jika tidak STR dipastikan akan rusak kembali,dan ini sering terjadi.Bila anda tidak mendapatkan dioda yg bertype sama ,ambil dua buah dioda IN4007 disambung secara seri dan dipasang untuk menggantikan setiap satu buah dioda tersebut.
Kesimpulan :

TV SHARP yang menggunakan IC utama seri TDA 938PSxxx,umumnya dan sering terjadi kerusakan pada : SOLDERAN YANG KURANG BAGUS, IC VERTIKAL, IC MEMORY,FLYBACK dan REGULATOR.

kerusakan pada IC memory adalah bermacam-macam,ada yang karena rusak dan ada pula karena error.Pada kasus yang disebabkan karena error atau corrupt,dapat kita atasi dengan masuk kedalam menu servis.
Dilain kasus ,untuk Sharp seri black box yg menggunakan IC utama TDA 8361/8362.kerusakan standby sering terjadi pada bagian regulator 9V,ganti IC 7809 beserta kapasitor dan dua resistor kembarnya (18 ohm).periksa apakah elco 100-220uF/160Volt-nya tidak kembung.Periksa IC vertikal dan TR horisontal serta perbaiki semua titik solder.Dan tips untuk type ini jika terjadi protek atau tv tidak mau start dan hanya pada posisi standby.Lepaskan solderan pada kaki tengah IC reset program yaitu IC KIA 7045 ( putuskan jalur ground-nya) .IC ini berfungsi memberi tegangan 5volt pada pin reset di IC program (pada type SHARP 51R500) nicam/IGR nomor komponen ini : IC1003 (KIA7405).



HANYA KUTIPAN

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar